• Home
  • |
  • Tanya-Jawab

Indonesia Construction Academy

Menentukan Start, Finish, dan Durasi di Proyek

Tanya:

Selamat malam Pak Yudha, Saya siswa private Microsoft Project. Saya mau nanya pak, dalam membuat waktu start pekerjaan, finish dan durasi pekerjaan itu, bagaimana ya pak dalam pelaksanaan sebenarnya di proyek? Misalnya kita selaku kontraktor, bagaimana prinsip kita dalam menentukan waktu start, finish serta durasi tiap-tiap pekerjaan. Apakah ketiganya itu merupakan hasil kesepakatan antara pihak kontraktor dengan owner atau bersumber dari RAB. Sama ini pak, waktu saya ingin menampilkan kolom baseline start, duration dan finish, hasilnya kosong pak, padahal di awal saya sudah atur waktu start, sama duration. Mohon maaf pak kalau pertanyaan saya masih kurang sempurna karna masih junior engineer. Terima kasih pak.

Selamat malam Pak Yudha, Saya siswa private Microsoft Project. Saya mau nanya pak, dalam membuat waktu start pekerjaan, finish dan durasi pekerjaan itu, bagaimana ya pak dalam pelaksanaan sebenarnya di proyek? Misalnya kita selaku kontraktor, bagaimana prinsip kita dalam menentukan waktu start, finish serta durasi tiap-tiap pekerjaan. Apakah ketiganya itu merupakan hasil kesepakatan antara pihak kontraktor dengan owner atau bersumber dari RAB. Sama ini pak, waktu saya ingin menampilkan kolom baseline start, duration dan finish, hasilnya kosong pak, padahal di awal saya sudah atur waktu start, sama duration. Mohon maaf pak kalau pertanyaan saya masih kurang sempurna karna masih junior engineer. Terima kasih pak.

Jawab:

Selamat malam Pak.

Untuk durasi proyek, tentunya Bapak lihat kembali ke dalam kontrak, yang biasanya disebutkan waktu (waktu kontrak) yang diberikan oleh pihak pemilik proyek ke pihak kontraktor untuk menyelesaikan proyek (dalam jumlah hari kalender). Contoh, disebutkan waktu kontrak untuk menyelesaikan proyek pembangunan dermaga-X adalah 270 hari kalender. Artinya pihak kontraktor harus menyelesaikan proyek tersebut dalam 270 hari kalender (1 minggu = 7 hari).

Untuk Start proyek yang perlu diperhatikan adalah tanggal mulai yang disepakati kapan pihak kontraktor sudah dihitung waktu kerjanya (hari ke-1). Masih dalam contoh yang sama sebelumnya, bahwa acuan 270 hari kalender tadi dimulai dari hari ke-1 yang telah disepakati. Yang biasanya secara administrasi, tanggal mulai tersebut dituangkan di Surat Perintah Kerja (SPK).

Sementara untuk tanggal Start, Finish, dan Durasi dari masing-masing pekerjaan yang harus diselesaikan oleh pihak kontraktor, tentu saja ditentukan oleh pihak kontraktor itu sendiri. Kecuali ada milestone yang barangkali ditentukan oleh pihak owner sehingga untuk mencapai milestone tersebut, pihak kontraktor harus memprioritaskan pekerjaan-pekerjaan/aktifitas-aktifitas tertentu. Dimana pekerjaan-pekerjaan yang dimaksud lazimnya merupakan daftar/item pekerjaan yang ada di RAB.

Untuk kolom Baseline (Baseline Start, Baseline Finish, Baseline Duration, etc) yang Pak Iman maksud, bisa Pak Iman peroleh dengan masuk ke menu Project lalu pilih sub-menu Set Baseline.

Demikian kiranya apa yang bisa saya sampaikan. Terima kasih atas perhatiannya.

*Untuk kepentingan privasi, nama peserta tidak kami tampilkan